Pertanyaan dan jawaban tentang alat output
1.Sebutkan
contoh alat output
Jawab
1. Printer


2. Monitor


3. Speaker


4. Headphone 

5. Infokus
atau proyektor 

6. Plotter


2.
Jelaskan pengertian dan fungsi masing-masingnya
1. Printer
Printer
merupakan sebuah alat keluaran yang
menghasilkan suatu gambaran data tetap berupa cetakan.Printer adalah jenis hard-copy device, karena
keluaran hasil proses dicetak di atas kertas.Pada saat ini terdapat bermacam-
macam jenis printer dengan kecepatan, kualitas, model, dan sistem pencetakan
yang berbeda - beda. Media pencetakan juga bermacam - macam, mulai dari kertas
printer bersambung (Continuous Form), Kertas HVS ukuran A4, Folio dan lain
lain.
Fungsi
untuk
mencetak tulisan, gambar, grafik, dan data lainnya dari komputer ke media
kertas atau sejenisnya. Adapun istilah resolusi pada printer itu sendiri, yaitu
dpi atau singkatan dari dot per inch. Maksud dari istilah tersebut adalah
banyaknya jumlah titik dalam area yang memiliki luas 1 inci. Apabila semakin
besar resolusi printer, maka bisa dipastikan hasil cetakan juga akan semakin
bagus. Dan sebaliknya, apabila resolusi printer yang diusungnya terbilang
kecil, maka hasil cetakan pun juga tidak terlalu bagus.
2. Monitor
Monitor
adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa
signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor.
Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan.
Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap
merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini
lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar
monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk
yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar
datar (flat).
Fungsi
Alat ini berfungsi untuk melihat hasil /
perintah yang diberikan pada komputer.Monitor berwarna jenis CGA (Color Graphic Adapter) mampu menampilkan
16 warna dengan resolusi 640X200. Untuk jenis
EGA (Enhanced Graphic Adapter), dalam menampilkan warna/ resolusi
mempunyai kemampuan yang lebih tinggi jika dibanding CGA. Sedangkan jenis VGAataupun
Super VGA (Video Graphic Array) memiliki kemampuan untuk menampilkan 16
warna pada modus text dan 256 warna pada modus grafik.
3. Speaker
Speaker
akan memberikan informasi dalam bentuk suara. Apabila Anda mendengarkan lagu
melalui komputer yang terhubung Internet dan terhubung pada saluran pemancar
radion online, maka unit keluaran yang diperlukan adalah speaker.
Didalam
sebuah sistem car audio pastinya terdiri dari berbagai perangkat, dan yang
paling umum adalah head unit dan speaker.
Rentang
frekuensi suara yang mampu dihasilkan sistem speaker adalah diantara 20 Hz – 20
Khz dan itu adalah sesuai dengan rentang fekuensi pada pendengaran manusia.
Berdasarkan rentang frekuensi itulah, speaker terbagi lagi dalam beberapa xjenis. Jenis-jenis speaker itu umumnya adalah :
1. Tweeter adalah speaker yang biasanya
berukuran kecil 0,5 inci, paling besarpun berukuran 4 inci, tergantung merk dan
kemampuan cakupan frekuensinya. Fungsi tweeter adalah untuk
mereproduksifrekuensi tinggi yang cakupannya pada rentang 3500 Hz hingga 20Khz.
Contoh suara frekuensi tinggi ini antara lain adalah seperti suara vokal,
cymbal drum dan suara dentingan alat musik lainnya.
Tweeter pun juga ada yang dikenal dengan
sebutan super tweeter / ribbon tweeter. Jenis ini memiliki bentuk yang berbeda
dari tweeter biasa, biasanya persegi panjang dibentuk plat tipis dan mampu
menghasilkan suara high frekuensi yang tidak dapat dijangkau oleh tweeter
biasa, yaitu pada rentang 5 – 23 Khz.
2. Midrange adalah speaker yang umumnya
berukuran sekitar 3-4 inci yang memiliki cakupan frekuensi 350-4500Hz. Midrange
ini biasanya diikutsertakan pada 1 set sistem 3 way car audio. Tugasnya untuk
membantu menyempurnakan high frekuensi atau mengakomodasi vokal yang terdengar
agar lebih fokus dan jelas.
3. Midbass
adalah jenis speaker yang juga biasa disebut midwoofer, fungsinya untuk
menghasilkan suara berfrekuensi dengan rentang 80-350 Hz. Suara yang dihasilkan
midbass lebih didominasi pada suara rendah. Biasanya midbass memiliki diameter
5-7 inci.
4. Subwoofer / woofer, fungsi speaker yang satu
ini adalah untuk menghantarkan suara berfrekuensi rendah atau suara bass. Untuk
woofer dibatasi pada rentang frekuensi 100 Hz atau dibawahnya, namun woofer
yang mampu menyemburkan suara pada rentang frekuensi 40 Hz dan dibawahnya bisa
disebut sebagai sebuah subwoofer. Pada umumnya subwoofer memiliki ukuran 12,
15, 18 inci sedangkan woofer sekitar 8-10 inci.
Fungsi
Speaker
berfungsi untuk mengeluarkan yang berasal dari head unit dalam sistem car
audio. Speaker itu sendiri adalah suatu alat electromechanical transducel yang
merubah energi listrik menjadi mekanik hingga menjadi sebuah energi bunyi
(suara).
4. Headphone
Headphone
berfungsi sama seperti speaker yaitu mengeluarkan Suara namun dalam kapasita
lebih kecil Di bandingkan dengan speaker. Cara Kerjanya, suara yang telah di
input melalui Microphone dikirim kesoundcard Data digital ini kemudian diolah/
diproses Oleh DSP (Digital Singnal Processing) Yang bekerja dengan DAC (Data
Analog Converter), yang mengubah sinyal digital Menjadi analog dan di keluarkan
memlalui Headphones.
Fungsi yang
lebih jelasnya yaitu untuk
mengurangi suara berisik dari angin, ombak, kendaraan, dan lain-lain. Dengan
adanya audio juga kita bisa membedakan sinyal-sinyal yang diterima oleh alat
deteksi emas sehingga dengan suara-suara sinyal tersebut dapat membantu kita
mengurangi waktu kita ketika prospecting. Kadang alat yang kita beli sudah
disertai dengan headphone dan kadang juga tidak. Sehingga kita bebas memilih
apakah mau menggunakan headphone standard ataupun headphone yang sama dengan
alat deteksi emas yang kita punya.
5.
Infokus atau Proyektor
Infocus
hampir sama dengan monitor.
Fungsi
untuk
menampilkan gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja, infocus memerlukan
obyek lain sebagai
media penerima pancaran singnal-signal
gambar yang dipancarkan. Media penerima tersebut sebaiknya memiliki permukaan
datar dan berwarna putih (terang). Biasanya yang digunakan adalah dinding
putih, whiteboard, ataupun kain/layar putih yang dibentangkan.
6. Plotter
Plotter merupakan jenis printer
yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer yang berupa
gambar ataupun grafik. Dengan menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka
berbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima. Landscape-arsitektur
banyak menggunakan plotter untuk menghasilkan gambar landscape, potongan pohon,
ataupun untuk membantu memvisualisasikan efek dari segala kegiatan yang ada.
Perbedaannya dengan printer menggunakan sistem digital, yaitu analog. Contoh
plotter grafik adalah ECG (Electro Cardiograph) yaitu alat yang digunakan untuk
mengetahui potensial dari denyutan jantung, atau jarum seismograph untuk
mencatat getaran bumi. Plotter dapat menggambar grafik pada kertas, plastik,
maupun pada plastik transparan untuk digunakan dalam proyektor.
Fungsi
Digunakan
untuk mencetak gambar ukuran yang cukup besar, seperti gambar mesin dan
konstruksi bangunan
3. Jelaskan jenis-jenis monitor, proyektor dan printer
Secara umum jenis
– jenis monitor, yaitu:
1. Cathode Ray
Tube (CRT)
CRT merupakan
teknologi display yang dominan. CRT bekerja dengan melewatkan aliran electron
dari alat semacam electron gun, difokuskan, dan diarahkan ke medan magnet.
Cahaya mengenai layer yang dilapisi fospor (phosphor-coatedscreen) yang
kemudian diaktifkan oleh elektron sehingga berpencar. Terdapat tiga type yang
berbeda dalam hal pembuatan citra (image), yaitu raster scan, random scan, dan
direct view.
2. LCD (Liquid Crystal Display)
LCD
dikenal sebagai monitor flat atau latar data dengan resolusi rendah, yang
memiliki kemampuan menampilkan warna sampai jutaan. LCD menggunakanpersenyawaan
cair yang mempunyai struktur molekul polar dan diapit oleh dua elektode yang
transparan.
Liquid Crystal Display (LCD) memiliki
prinsip kerja yang sama dengan jam digital, yaitu sebuah lapisan tipis liquid
cristal diapit oleh dua piringan gelas. Piringan gelas yang paling atas
bersifat transparan dan terpolarisasi (polarized). Piringan bagian bawah
bersifat reflektif. Respon yang lambat dari kristal mengakibatkan titik terang
(flicker) pada layar tidak kelihatan. Intensitas pancaran cahaya yang rendah
ditambah dengan sedikitnya flicker menyebabkan LCD tidak melelahkan bagi mata
dibandingkan dengan CRT.
3. Panel LayarPanel Layar Plasma (PDP)
PDP
adalah jenis display panel datar umum untuk besar TV menampilkan (80 cm atau
lebih besar). Banyak sel kecil di antara dua panel kaca mengadakan campuran gas
mulia. Gas dalam sel elektrik berubah menjadi plasma yang memancarkan
ultraviolet cahaya yang kemudian memicu fosfor untuk memancarkan cahaya tampak.
Plasma menampilkan seharusnya tidak bingung dengan LCD, menampilkan flatscreen
ringan lain menggunakan teknologi yang berbeda.Gambar Monitor PlasmaUntuk
penggunaan display lebih bagus sesuai dengan kebutuhan yang digunakan, baik itu
dari segi tampilan atau harga, karena pada LCD dan Plasma lebih mahal di
bandingkan dengan monitor CRT. Monitor CRT juga tidak kalah dengan LCD dan
Plasma, buktinya monitor CRT masih banyak di perjual belikan, hal tersebut
menandakan bahwa konsumen lebih banyak menggunakan monitor CRT dengan notaben “
murah meriah (bisa dipakai buat komputer dan TV Tunner)”.
Hal tersebut
tidak menutup kemungkinan LCD dan Plasma bersaing di pasaran, karena
akhir-akhir ini mulai banyak diproduksi monitor LCD dan Plasma.
Jenis – jenis
Printer:
1. Line-Printer
Line
printer merupakan printer yang mempunyai kemampuan untuk mencetak satu baris
(line) kata-kata dalam satu saat. Dengan demikian, kecepatan cetak dari line
printer ini menjadi tinggi sekali apabila dibanding dengan character printer.
Line printer biasanya dihubungkan dengan mini ataupun mainframe komputer.
Huruf-huruf
yang ada tersusun dalam sebuah drum-huruf yang mempunyai panjang selebar kertas
printer. Huruf-huruf pada drum printer ini akan berputar secara cepat, untuk
kemudian menempatkan huruf pada posisinya, dan kemudian huruf-huruf tersebut
akan menekan kertas sehingga menimbulkan bekas pada kertas untuk satu baris
pada saat yang bersamaan.Secara umum, kualitas huruf yang dihasilkan oleh line
printer tidaklah begitu istimewa seandainya dibanding dengan hasil dari sebuah
mesin ketik. Line printer memang digunakan bukan untuk kualitas hurufnya,
tetapi yang diperlukan adalah kecepatannya dalam hal mencetak huruf baris demi
baris. Secara umum, line printer sanggup mencetak antara 300 hingga 6.000 line
dalam satu menit (lpm) tergantung jenis dan merk printer.
2. Printer
Dot-Matrix
Printer
Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selain
itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras serta
kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan
terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis
dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Tetapi saat ini printer ini masih banyak digunakan karena
memang terkenal 'bandel' (awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix
jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet
dan laserjet.
Pada
saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh kertas, maka
huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola
huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas,
dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf. Setiap character yang terbentuk
akan menimbulkan suatu pola unique yang terdiri dari pelbagai titik didalam
dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang
berjenis color dan ada pula yang non-color. Untuk printer color, digunakan pita
(karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan
kuning.
3. InkJet Printer
Inkjet
printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta untuk mencetak dan
kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah
halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer
tersebut. Tetapi pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya jika
dibandingkan dengan laser printer. Printer jenis ini menggunakan sistem yang
berbeda dibanding dengan printer sebelumnya. Proses pencetakkannya menggunakan
semprotan tinta (dimana proses penyemprotannya diatur oleh komputer) kemedia
cetak guna menghasilkan character ataupun gambar yang sesuai. Karena
menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak
menimbulkan suara/brisik seperti halnya printer-printer sebelumnya.
Karena
menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inchie), maka
hasil cetakkan printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan
jenis printer sebelumnya, pada khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun
grafik. Kelemahan printer jenis ini diantaranya adalah, tidak bisa mencetak
secara rangkap pada saat bersamaan. (Untuk jenis printer sebelumnya, bisa
menggunakan karbon, sehingga beberapa lembar kertas bisa dicetak secara
bersama-sama). Printer ini juga memiliki jenis yang berwarna ataupun tidak.
4. Laser Printer
Sebagian
dari laser printer(kiri atas) bentuknya mirip dengan mesin fotokopi. Daya
cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit. Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat
bagus, sehingga mirip sekali dengan aslinya. Selain itu hasil cetakan cepat
kering. Tetapi harga printer ini cukup mahal. Pada mesin foto-copy, pemfokusan
gambar dilakukan oleh silinder yang berputar. Karena output yang dihasilkan
sangat memuaskan, maka printer jenis laser jet sangat cocok digunakan oleh percetakan.
Selain itu, pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula
style ataupun bentuk dari huruf yang bersangkutan.Printer jenis ini memakai
sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh mesin foto-copy,
sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan
printer-printer sebelumnya. Proses pencetakkannya dilakukan dengan mem-fokuskan
gambar yang akan dicetak titik pertitik yang dilakukan oleh semi conductor
laser.
5. Plotter
Plotter
merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output
komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Dengan menghubungkan plotter pada
sistem komputer, maka pelbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima.
Landscape-arsitektur banyak menggunakan plotter guna menghasilkan gambar
landscape, potongan pohon, ataupun untuk membantu memvisualisasikan efek dari
segala kegiatan yang ada.
Head
dari plotter terdiri dari beberapa buah pena berwarna yang secara terus-menerus
akan bergerak keatas kertas gambar guna menghasilkan gambar yang sebelumnya
telah dirancang pada sistem komputer. Secara umum, bagian yang ada didalam
plotter terbagi menjadi dua, yaitu drumplotter dan table-top-plotters
(flatbad). Flatbad plotter yang dilengkapi dengan pena ataupun gantungan pena yang selalu bergerak
menyelusuri permukaan kertas guna menghasilkan gambar.
6. Inkjet Plotters
Inkjet
Plotters merupakan plotter jenis lain yang bisa menghasilkan pelbagai image
dengan menggunakan semprotan tinta dari pelbagai warna yang mana warna ini
kemudian akan menempel pada kertas yang tergulung pada sebuah drum. Komputer
yang dihubungkan dengan inkjet plotter ini, akan mengontrol pergerakan drum
serta semprotan dari tinta yang bersangkutan. Inkjet plotter dapat menghasilkan
pelbagai kombinasi warna gambar secara cepat, tenang dan tepat.
7.
Printer Digital
Beberapa
waktu yang lalu, keunggulan foto kamera digital hampir tenggelam oleh
terbatasnya tempat yang menyediakan jasa cetak foto digital. Disamping itu,
mutu dan kualitas gambar hasil cetak foto dari printer ink-jet, ternyata tidak
maksimal. Sekarang dapat kita jumpai model-model terbaru printer portable yang
dapat mencetak foto digital secara cepat dan pengoperasiannya juga sederhana.
Printer ini bisa mencetak gambar secara langsung dari kamera digital tanpa
membutuhkan adanya sebuah PC. Walaupun demikian, printer jenis ini juga bisa
dihubungkan dengan sebuah PC. Pada sector video, Sony melengkapi produk video
kameranya yang dapat terhubung langsung dengan sebuah printer mini. Demikian pula
halnya dengan Holywood DV Bridge dari Dazzle. Output video dapat
dikonversi langsung dalam bentuk
digital. Proses ini berlaku juga untuk proses sebaliknya dari digital
ke-analog. Yang perlu dilakukan hanyalah menghubungkan kedua piranti melalui
Bridge secara langsung tanpa melalui PC.
Jenis-Jenis
Proyektor
Proyektor
Elektronik
a.
Proyektor
Digital
Proyektor digital
adalah peralatan teknologi modern. Ini digunakan untuk mengkonversi data gambar
secara langsung dari computer ke sebuah layar melalui sistem lensa.
b.
Proyektor
LCD
Seperangkat alat bantu
yang sering digunakan untuk media presentasi, karena mampu menampilkan gambar
dengan ukuran besar. LCD proyekor bekerja dengan dilengkapi peralatan tambahan
yaitu :
1. Kabel
data
2. Power
Supply
3. Menggunakan
LCD proyektor dengan sumber listrik
c.
Proyektor
CRT
CRT atau yang sering di
sebut juga dengan Katoda Ray Turbe yang memanfaatkan proyektor kuno tabung
gambar yang telah di gunakan pada TV konvensional selama beberapa decade.
Dengan proyektor ini , tiga CRT, plus lensa pembesar, digunakan untuk
melemparkan sebuah gambar ke layar.
d.
Proyektor
DLD
Pemrosesan Cahaya
Digital (bahasa inggris : Digital Light Processing, DLP (DMD). Setiap kaca
mewakilkan satu pixel dalam gambar yang di projeksikan.) adalah sebuah teknologi
yang digunakan dalam projector dan televisi projeksi.
e.
Proyektor
LCOS
Teknologi yang terakhir
ini memanfaatkan keunggulan dua teknologi yang sudah hadir sebelumnya, yaitu
LCD dan DLD. Teknologi LCOS lebih mudah di produksi dan ringan dibandingkan
LCD.
4.
Jelaskan cara kerja dari headphone, speaker dan printer
Cara
Kerja Headphone
Cara Kerjanya,
suara yang telah di input melalui Microphone dikirim kesoundcard Data digital
ini kemudian diolah/ diproses Oleh DSP (Digital Singnal Processing) Yang
bekerja dengan DAC (Data Analog Converter), yang mengubah sinyal digital
Menjadi analog dan di keluarkan memlalui Headphones.
Cara
Kerja Speaker
Pada
dasarnya prinsip kerja speaker adalah kebalikan dari mikrofon, speaker sebagai
perangkat output yang merubah sinyal elektrik menjadi suara melalui getaran
membrane sedangkan mikrofon sebagai perangkat input yang merubah suara menjadi
sinyal elektrik.
Cara
Kerja Printer :
1. Printer Dot Matrix

Jenis printer ini merupakan printer yang menggunakan metode pita
dalam proses pencetakannya. Hasil cetakan akan terlihat seperti titik yang
saling terhubung satu sama lain.
Cara Kerja
Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24
jarum yang tersusun secara vertical dan membentuk sebuah kolom. Pada saat
bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan
jarum pada karbon dan kertas. Printer jenis ini juga merupakan character
printer. Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80
caharacter per second. Pada saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil
menyentuh kertas, maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan
segera muncul. Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang
dibaliknya terdapat kertas, dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf. Setiap
character yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unique yang terdiri dari
pelbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix
sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color.
Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna
hitam. Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai
4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
2. Printer Inkjet

Jenis printer inkjet
merupakan jenis printer yang menggunakan media tinta cair dalam proses
pencetakannya.
Cara Kerja
Pada printer jenis Ink
jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik
titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat
kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon
dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat
gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan
tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.
3. Printer Laser Jet

Jenis printer ini merupakan jenis printer yang memakai media
tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra
red dalam proses pencetakannya.
Cara Kerja
cara kerja printer laser mirip dengan mesin fotokopi, yaitu
menggunakan photographic drum. Prosesnya sebagai berikut:
- Kawat corona mengalirkan listrik statis yang membuat drum (photo conductor) bermuatan positif.
- Unit laser (exposition) menyorotkan sinar pada permukaan drum yang berputar sesuai dengan informasi yang diperoleh dari computer. Dengan cara ini, laser menggambar huruf atau citra yang akan dicetak sebagai sebuah pola muatan listrik–sebuah citra listrik statis yang bermuatan negative.
- Selanjutnya toner atau tinta berwujud serbuk ditaburkan pada drum. Karena toner bermuatan positif, akan menempel pada area bermuatan negatif pada drum, yaitu area yang tadi sudah disorot dengan sinar laser.
- Baki kertas memasukkan selembar kertas sehingga digiling oleh drum. Sebelumnya, kertas diberi muatan negatif oleh kawat corona. Muatan itu lebih besar dari muatan negatif citra listrik statis sehingga kertas dapat menarik serbuk toner yang bermuatan positif. Karena berputar dengan kecepatan yang sama dengan perputaran drum, kertas menyalin citra yang ada di drum.
- Kertas yang telah menyalin citra itu dilewatkan pada fuser, yakni sepasang penggulung yang dipanaskan. Saat melewati fuser, serbuk toner meleleh dan menempel kuat pada serat kertas. Kemudian kertas dikeluarkan ke baki output.
- Setelah citra listrik statis pada drum dipindahkan ke kertas, drum melewati lampu pembebasan. Sorotan lampu yang terang mengenai seluruh permukaan photoconductor dan menghapus citra listrik statisnya. Lalu, drum melewati kawat corona yang memberinya muatan positif kembali.
- Proses akan diulang lagi untuk pencetakan berikutnya
Komentar
Posting Komentar